i'm hafizh, a man. sedang berjalan-jalan ditahun millenium.

Minggu, 30 April 2017

#nostalgila1

Sempat tertelan, telan namun masih hangat di kerongkongan. Kemudian dimuntahkan dengan segar, sesegar niat dan konsepsi konsepesing. Thanks, udah ah mau makan dulu. Ngko aku bakalan nulis maneh tenang tenang.

Minggu, 15 Januari 2017

Dipaksa nulis

Tontonan oke, radio show kompilasi dari tahun ke tahun sebelum doi gulung tikar. Di 2012 masih anget"nya tuh semua genre kumpul jadi satu, kek lo bener" ada di panggung indie, tanpa aturan label di dalemnya. Kek bener" nonton konser . cuma bedanya dibatesin barang kotak berkaca, bermerk. Merk miyako. Berhubung udahan si radioshownya, aku on'in dengan volume tinggi. Gonta-ganti channel, nemu ftv aneh, berhubung emang ga ada tontonan lain selain ftv aneh ini, yaudah deh lumayan artis ceweknya boleh deh. Tapi masih cantikan mbak" burjo yg bikinin indomi waktu musim ujan di kosan. Terserah, tp menu favorit anak kosan ya cuma itu. Kalo engga ya nasi telor. Nasi ama telor, ga pake "sel". Bahaya, mbak pesen nasi "sel telor. Yang ada gw bisa di jejelin pantat tyranus. Btw Tyranus itu mrpkn spesies dinosaurus di dataran indonesia yang hobi selfie sama update foto pacarnya. Pembukaan tulisan yg ngalor ngidul entah brantah ini. Kok bisa? Ya soalnya dipaksa nulis si, padahal gabisa nulis, yah abis itu paling dibully. Trend anak yg kebanyakan makan mi lidi ya gitu. Tapi thats fact!, sesuatu yang ga dipaksa itu susah keluar. Kalo dipaksa, baru dah tu keluar. Tapi ya lagian udah lama juga ga ngeblog, gegara fokus tugas ini itu di kampus, ujian dan sibuk ini itu. Termasuk di hal yg gw suka, ya musik. Gigs demi gigs insyaAllah menyambut di awal tahun 2017 ini, awal revolusi apapun udah gw siapin. Mulai dari studi dan pemikiran hidup yang semakin dewasa ini. Point demi point gw tata dan diending tujuan hidup yang sebenernya insyaAllah bakal berjalan dengan wajar. Aamiin.

Oya, ftv aneh udah mulai menampakan ending"nya. Nggeliin, sama kek tulisan ini. Tulisan yang dipaksa, dipaksa keluar dari otak dan keluar dari otak dan..........zzzzzzzzzz

Sabtu, 05 November 2016

The Novembers

Selamat pagi good morning, have a good vibes temen prends oll. Udah agak lama semenjak ada uts aku ngga nulis" lagi nih tepat mumpung ada ide nulis soal november yang dibarengi dengan hari ulang tahun saya. Mengulang kejelekan" yang udah pernah dilakuin, ini itu aku evaluasi mulai dari apa yang kurang dan belum tepat dihidup aku. Semangat yang mulai aku tata ulang, perlakuan list di daily note yang udah aku targetin beberapa hal". Beberapa hal mulai dari kuliah sampe ke hobi dan treatment" kemanusiaan mulai dari yang sederhana sampe ya begitulah. Tapi aku butuh kopi, rasanya agak jauh terletak beberapa meter dari kamarku. Gamasalah yang penting ngopi. Kopi hasil "jujulan" beli gorengan di mang burjo deket kampus, oya mang burjonya ganti sekarang tapi tetep bosen. Soalnya bukan cewe yang jaga, kan bosen batang mulu. Pengen yang anget kaya gorengan hasil gorengan yoga. Salah satu mang burjo paling cool seantero perhelatan burjo di indonesia. *Haha* nah kopi aja dibahas segitunya ya? Cenderung melebar setiap tulisan yang aku tulis, tapi gapapa bar keliatan banyak ajaa. Oya aktifitas ini aku lakuin pake hape loh. Ok mumpung ga ada yg nanya jadi setiap tulisan yang ditulis ini mengandung originalitas ditulis di hape lenopo S920, ini hape lagi birahi"nya soalnye aktifitas produktip bisa dilakuin ke hape ini. Walaupun kondisinya udah makin tua, tapi ada istilah kan makin tua makin loyo yaa. Yang penting makin aja dah. 2 hal penting udah disiapin mulai kopi dan hape ditangan, halaman blog dihape mulai aku buka dan membuat ilustrasi untuk mengisi setiap tulisan yang ada. Udh lama ga bahas ini, jadi setiap tulisan yang ada pasti aku kasih tuh illustrasi yang lumayan nyambung atau sama sekali ganyambung. Ganyambung ganyambung gini masih mending deh, berusaha beda aja yang penting walaupun sebenernya ga ada yg beda. Banyak mungkin yang membuat model blog beserta illustrasinya, but i will do it again n again, try to make something different. Yaa! Oya illustrasi" itupun aku buat di hape, so smartphone ini ternyata bisa digunain sesuai porsinya dan tempatnya. Jadi buat" manusia" yang baca tulisan ini, berkaryalah terus tanpa batas dan terserah media produksinya pake apaan. Terserah!.
* * * *
Mulai dari persiapan" yang udah aku buka diatas, aku mulai menulis sedikit demi sedikit sampe tulisan ini terlihat "ruwet". Ruwet seruwet pemikiran orang" yang tidak mencoba memahami tapi lebih suka bersuara aja, bersuara aja mah monyet aja bisa. Tapi monyet bisa nulis ga ya? Engga kan ya? Yaudah lupain. Mulai aku tulis the november ini, tepat 2 november dimana hari itu aku dilahirkan didunia ini dengan harapan penuh dari kedua orang tuaku yang hebat. Orang tua yang memang berlaku seperti orang tua, orang tua yang penuh perjuangan kasih sayang dan cinta. That's the real thing yang aku pahami pertama di umurku yg udah nginjek ke 21 tahun ini, umur yang udah ga muda lagi. Umur dimana harus mulai memikirkan tentang apa yang aku harus lakukan kedepan? Umur dimana kedewasaan mulai terungkap dan tujuan sebenernya hidup itu apa si? Semua sudah melekat diotak ini, otak yang diberikan oleh Allah kepadaku. Dan pemikiran" itu harus aku hargai lebih dengan semangat untuk memprogess semua pemikiran itu mulai dari sekarang. Mulai dari tulisan ini dibuat, maka november ini dengan penuh kesadaran semoga dan selalu disemogakan doa" yang disampekan oleh keluarga, teman" kepadaku semoga bisa diqobul. Aamiin. Akhirnya agak serius juga tulisan ini ya? Gapapa emang harus serius untuk urusan yang ini nih. Dan aku rasa november tepat tanggal 2 kemarin adalah hal yang spesial buat aku kenapa? Karena..... Pasta gigiku abis, anjir. Ga salah! 2 november kemarin jadi salah satu hari yang buat aku melatih salah satu point pemikiran tadi. Yaitu soal kedewasaan, boom! Ternyata point tersebut udah mulai aku raih. Tepat dihari itu aku telat uts untuk satu mata kuliah yang penting, tentang K3. Matakuliah dengan dosen yang tegas dan orang tua banget karena emang udah tua. Dengan jenggot yang istimewa disertai kacamata era 70an, ya beliau bapak hajanto. Rasanya aku melakukan hal yang amat mengagetkan, telat untuk mengikuti ujiannya pad hari itu. Tanggal 2 november, aku mulai kebingungan disertai ketegangan yang tinggi. Kenapa bisa? Aku melewatkan hal itu, hal penting dengan 30% posisinya pada kontrak belajar. Aku gamungkin sebodoh itu membiarkan dan melewatkan ujian karena keterlambatan. Itu bakal jadi hal bodoh. Beberapa menit berlalu, aku harus mulai berpikir berapa tahap yang bakal aku selesaikan? Apakah aku bisa menyelesaikannya sendiri? Itu point yang bisa kalian pikirin untuk menyelesaikan suatu permasalahan. Mulai dari hal itu aku mulai berangkat untuk menyelesaikannya, aku cari nomor pak hajanto dan nomor kaprodi tempat kampusku. Aku cari dan ketemu, dari salah satu temen baikku juga. Aku mulai mengirim sms ya soal permintaan maaf dan ingin mengusahakan untuk bisa mengikuti ujian susulan. Mulai aku kirim pesan tersebut dan, ya tidak langsung dibalas pasti. Aku mencari tempat duduk dekat ruang tata usaha yang yempat duduknya udah mirip orang antri ini, dan asal kalian tahu. Ternyata ada tv diatas kursi yang aku duduki. aneh ga? Dimana mana tv ya sekitar 30 / 45 derajat posisinya dari orang yang duduk kan? Ini yg aneh dari letak sebuah tv. Ada tempat duduk dan atasnya ada sebuah tv. Kebayang ga? Susahnya leher ini memutar 180 derajat vertikal dan yang kelihatan bukan layar, tapi kabel" tvnya. Anjir ga? Yah yaudahlah emang TUnya buruk. Seburuk kenyataanya ketika aku mulai mencari info tentang keberadaan kaprodi waktu itu dan meminta tolong untuk bisa dihubungkan langsung ke beliau. Apa responnya? Respon ibu" tua yang agak kurus dengan mata yang amat tidak ramah, beliau berkata kata "kalo yg telat hanya satu orang silahkan hubungi dan meminta ujian susulan sendiri". What the?? Kata" itu mulai aku cerna dan beberapa detik kemudian, aku berpikir bahwa apakah seperti itu proses kerjanya? Kenapa harus menggunakan sekala kuantitas? Apa bedany? Tugas TU kan menolong mahasiswa bukan? Kalopun menolong mahasiswa tidak ada dalam prosedur kerjanya. Minimal itu jadi ladang amal kan? Jadi ladang pemikiran, untuk menolong mahasiswa ini. Tapi tidak, beliau tidak melakukannya. Sampai akhirnya aku mulai menghubungi kaprodi tersebut dan bisa bertemu diruangannya. Ya aku mulai berbincang dan beliau masih santai namun ternyata beliau pun tidak bisa membantu. Oke well, brarti aku harus menghubungi Tata usaha lagi untuk bertanya. Dan seperti biasa dengan nada pandangan yang gaenak, intinya beliau "MALAS" membantuku. Tidak memberikan prosedur yang jelas cenderung bertele-tele. sampai ternyata aku harus menemui Wakil dekan dan membuat surat. Oke aku buat suratnya dan sebelumnya aku sudah sempat memberikan sms dan menuju ke ruangan pak hajanto, namun beliau sedang rapat diruangnya. Oke aku memilih untuk membuat surat, surat yang aku bikin salah. dan hari itu siang menuju waktu dzuhur, aku langsung bergegas untuk membuat surat perbaikan dan menuju ke ruang wakil dekan 1 itu. Nah!! Beliau menyetujui untuk aku mengikuti ujian susulan. Well, sekarang tergantung dosen. Bersedia atau tidak???? Pada endingnya ternyata aku bisa mengikuti ujian namun sampai sekarang aku belum dihubungi oleh pak hajanto. Ya usaha yang aku yakini bisa selesai dan akhirnya prosedur yang amat membosankan dan treatment orang" yang kurang sopan terhadapku. Aku jadikan pelajaran, ketika tidak ada manusia yang mencoba menolong. Allah lah penolong hambanya. Aku diberikan kelancaran itu dariNya, bukan dari yang lain!. Dan selesailah salah satu point tadi, dan tunggu point - point selanjutnya. That the real fact! Thanks!

Minggu, 16 Oktober 2016

Hal umum yang umum.

2 hari yang lalu, two days ago.. Saya gabakal nulis pake recount text dengan pastense disana sini, dibubuhi ke formalan bahasa. Males, mending nulis biasa aja berantakan. Seberantakan gigi saya sebelum di pagerin di anuin, sana sini linu. Tapi tujuannya bener, biar ga berantakn lagi, dan alhamdulillah sekarang udah ga berantakan. Terimakasih klinik tong( faang wali)! Klinik semacam klinik yang entah karena perkembangan zaman kok iklan ini udah ga ada ya, padahal iklan ini salah satu iklan tester favorit saya dulu, dengan kepolosan para penikmat klinik yang sudah mengalami perubahan dan kembali sehat. Positif loh, jadi kita terpancing untuk selalu sehat walaupun ga selalu ke klinik tong(faang wali). Klinik udah mirip boy band girl band aja asal ngilang gitu aja, mungkin udah zamannya berganti ya. Asal waktunya pas begitu pasnya sampe meledak ke netizen biasanya. Tapi abis itu, ya ilang gitu aja. Itu resiko sebenernya resiko. Kenapa jadi ngomongin ini???

Masih biasa, suka ga fokus ke tema. Padahal tema penting buat arah penulisannya walaupun masih berantakan kek gini, tapi tulisan ya tetep tulisan, so Tulisan ini bakal menyambut hujan sore. Hujan yang ritmenya stabil, bikin tenang gitu. Dan tulisan ini bakal menyambut kejadian kemarin soal saya yang jaduh karena rem master ban depan saya gancet alias ga bisa maju mundur ke lock gitu, kekunci, macet. Dan alhasil bikin saya terpelanting ke kiri aspal yang agak becek saat itu. Masih bukan hal ini yang bakal saya sampein, tapi gini. Point pertama adalah tentang lika liku per empatian di dunia ini khusunya di indosnesia, kok ya masih ada gitu orang jatuh lets say gausah bicara parah atau rngganya ya. Apapun itu bentuknya harusnya semua orang akan reflek menolong kan? Tidak hanya dengan melihat lihat, lu kira ini pasar wage purwokerto? Lu kira ini wayang? Kok ya masih ada yang begini, pertama harusnya orang orang ini siaga dan langsung cepet buat nolong dan bukan ngeliat dengan ekspresi yang santai, sembari tangan kirinya melipat sarung kotak kotaknya. Matanya melihat saya yang sedang susah bangun dari motor, matanya penuh kebingungan dengan alis yang agak dikerutkan. Rambut yang putih sambil di elus gajelas, ini adalah tingkah ternyebelin yang dibayangin orang yg kena musibah begini ini. Untung masih ada yg mau nolong dan peduli walaupun ya sama aja. Kadang setelah menolong pertanyaan pertama yang mucnul cuma satu "masnya gapapa?" si monyet, dikira lagi main motor cross, terus begaya? Biar yahut gitu? Ya ini sakit mas dan pasti ada apa" entah di saya di dengkul saya apa di otak lu. Kenapa gitu, kenapa musti muncul pertanyaan aneh begini? Apa ga ada pertanyaan lain gitu. Atau mungkin, " masnya mau minum apa? Makan mas sekalian ayo mas masuk dulu, anggep aja jalan sendiri" terus doi ngluarin tiker + makan minum pesenan tadi. Terus kita cerita cerita bareng gitu. Kan lebih asik ya? Nah ini ketika orang cendrrung memunculkan hal konyol ketika terdesak, ketika mereka tidak tau harus berbuat apa? Dari situ saya belajar buat diri saya sendiri tentunya, prinsip empati harus tetep ada, entah model begimana yg bakal kalian lakuin. Terserah. Dan kalo bisa munculin tindakan yg paling tepat, liat objeknya. Kira" apa yang paling mereka butuhin baru eksekusi dah tuh. Gitu jadi kemon lah ya kita sebagai makhluk jangan sampai melakukan hal hal peranuan yang umum dan menyebalkan lagi. Oke???

Minggu, 02 Oktober 2016

Ocehan sana sini itu soal band.

Jadi gini......
.........
.......
.
......
Ah kebanyakan titik, ga asik. Ga asikan mana sama ma**an yang lagi girang"nya dapet pacar baru? Haha. So this is time aku bakal sok sokan nulis lagi karena dari kemarin nyari waktu susah. Bukannya susah cuma lagi ga ada ide buat ditulis aja sik. Tapi, well sekarang ada ide yang sempet aku pengen tulis nih. Baeu sempet sekarang di sempet sempetin jadi sempit eh. Oya kemarin ada cerita soal band yang manggung di ujung sebuah tempat coz baru pertama for the first time ngeband bareng anak" yang udah bisa bikin nyaman ngeband tapi kerjasama sama orang yang kurang bisa jaga waktu. Mulur kemana mana kaya kulit nenek" yang baru mandi. But, yang pengen aku ceritain bukan itu, tapi prosesnya mulai dari latiannya we call it latian tanpa skenario karna list yg dibikin latian banyak bener. Detail engga terjaga dan yah alhasil masih kudu belajar terus meski orang byang ngundang jasa kita lumayan puas ama kita. Thanks bang! Tapi tetep mulai dari proses latian sampe jungkir balik mutah kesempitan karena mobil yang sangat istimewa itu bikin kita inget kalo nyari duit itu susah. Butuh ketahanan. Dan ketidaknyamanan. As we know memang kita sebagai makhluk hidup harus tahan terhadap semua itu. Karena Ujung"nya ya nikmat pasti. Percaya deh! .
Tapi itu sebagai pembuka aja di ocehan kali ini, penulis juga masih terus belajar gimana bikin beat yang enak dan main bener. Itu sudah kunci dan stak bagaiamana kita bisa belajar beneran meski kita bukanlan full timer musician, right? So lets go, mulai dari yang mana mending kita angkat dari salah satu band  yang aku udh angkat barusan diatas, silakan scroll sendiri yap. Nah, dari kisah cuilan cuil mencuil diatas apakah sudah puas? Apakah kalian semua sudah ngrasa cukup? Harusnya ENGGA! harusnya kita kudu tetep dan harus berkembang, bukan malah diem saling diem nunggu sesuatu yang gajelas. Giliran ada ide yang tinggal di konsep terus di selesain eh malah sibuk sendiri". What the??? Ya, aku si baru bisa nulis seperti ini entah respon seperti apa yang bakal kalian lakukan tapi harusnya jadi lontaran buat berkembang terus kalo kalian pikir ini adalah sesuatu hal yang penting sih, ya kalo engga. Ngapain dilanjutin??? Solusi sampe sekarang masih mikir, apa cuma aku mikir, minimal mulai dari mikir deh ntar coba dibahas detail demi detailnya. Iya ga sih? Dari pada seolah ga ada apa".
Well... Karena dari beberapa tahap aku belajar musik di kota mendoan ini? Belajar dari pengalaman yang masih sedikit ini, analisa pertama kenapa band bisa ga maju ya cuma 1 males. Ini pernah dikatakan oleh guru industri musik saya yang keren. Beliau pernah membahas soal males, karena males emang paling dasar dari apa yang lo ga kerjain. Males ngobrol, males nyari gigs, males mikir gimana band bisa maju, males berkarya, males buat ngapain ngapain. Intinya pengen dapet job duit dan selesai? No, that is'nt a point! Males ini ya harus di brontak dong, males ini harus di brontak. Kongkritnya gimana kita bikin satu minggu kita minimal wajib jalin chemistry ga harus latian. Lo semua saling bacot aja udah asik kok, gaperlu kudu harus latian. Eits, jngan lupa hilangin ego kalian untuk solusi diatas. Ego disini ya jelas, ego buat kalian" yang ngrasa kalo band ini gw enaknya maju sendiri tanpa kalian (indiviualishit) atau ego buat ngga pengen ketemu, ngobrol? Aku pikir masih bisa dirubah kok, kalo ini bukan hal yang penting ya bubarin. Gampang kok, simple kalo dalam hidup ini penulis cuma bisa ngomong kalo kita punya otak ya dimaksimalin dong! Jangan cuma udah gitu aja tapi ya coba maksimalin lagi kemampuan dan ga di itu situ aja. Harus gerak lebih dan maksimalin semuanya!. Kalo penulis belum bisa nglaksanain semua itu, minimal aku punya blog yang entah tulisannya seperti apa orang baca, tapi tetep nulis. Kalo nulis udah nglewatin otak dan dipikiran dan dimaksimalin buat ditulis kan? Ya seengga'nya gitu pokoknya. Nah, so sebelum project project yang belum jelas lainnya ngambil alih. Kita coba fokus yang ini dulu deh, gausah jauh jauh bikin project banyak kalo ga jalan, atau masih mending bikin diri lo berguna buat jadi additional player. Nah, that's it. Oke ocehan ini masih di persambit karena 2 tahun yang lalu aku sempet berpikir buat bikin band yang bisa fokus, dan alhamdulillah nih udah dapet nih cuma itu karena individualishit ditambah dengan project ambil alih kuasa. Maksudnya lo tarik satu player dan lo buang player yang lain, it's like you know lah ya. Karena itu juga aku nulis ini ya supaya semua bisa pada mikir aja sih. Ya begitu lah, sperti biasa typo disini dikarenakan kesalahan penulis, masih bebas dengan kata"nya terserraahh ocehan ocehan berikutnya. Dan 80 % rencana tulisan gagal karena begitu ada ide baru langsung buyar semua hehehe. So let's maksimalin otak dan jangan buat diri kalian menyebalkan. Thanks!

Minggu, 11 September 2016

SEE

Nulis kok dipaksa, ya ya emang dipaksa. Hari ini aku start mulai ngliat" ada apa di daily note yang biasa aku catat. Ternyata ya harus ada tulisan ga jelas yang ditulis malam ini juga. Ntah tulisan apapun itu, tulisan kaga jelas, tulisan yang gatau yang baca siapa, tulisan kaga jelas. Oke, tulisan kaga jelas. Tulisan, tulis menulis. Oke, sebelumnya fyi tulisan ini dibuat ditepat jam 21.40 tepat didepan layar tv volume sedang, dengan kipas angin yang sengaja di swing kanan kiri. Suasana yang mungkin agak santai, namun tetep harus kudu dipaksa. But, it's fine. Sesuatu yang dipaksa pasti bisa kok, asal masih tetep stay diposisi yang menurutmu juga masih nyaman untuk dilakukan. Ya makanya tetep aja dilakuin, dan dilanjutin terus terus sampe picolo ngekos di daerah ump. Oke, 21.52 kemarin sempet ngegigs didaerah 3 rumah setelah rumahku sendiri. Dan alhamdulillah bisa kesampaian selalu bertemu orang baru untuk belajar terus. Belajar ngapapun, dan minggu" kedepan bakal belajar ngappun lagi bareng ngorang" baru lagi. Tapi tenang sebenernya bukan ini yang pengen dibahas tapi soal "SEE". See it means liat. Tapi justru bukan see yang dibahas melainkan akan kita antonimkan kata tersebut, gimana kalo "yang tidak ingin kamu liat". Apa kalian sudah berani untuk melihat apapun itu yang tidak ingin kamu liat? Entah itu keadaan, gambaran situasi, pikiran kalian, kejadian, masalah. Atau apapun, i mean apa kalian sudah berani untuk menikmati ketidak nyamanan yang ada?  Sorry jadi serius amat ya, iya intinya kalian yang mungkin sempet baca

Kamis, 25 Agustus 2016

Pentingnya "daily note"

Ini adalah hari dimana sisa-sisa liburan semester kali ini sedang dimanfaatkan dengan baik. Entah untuk liburan bersama keluarga atau liburan bersama gadget dengan fitur softwarenya, atau hanya dengan kasur dan guling saja. Setiap orang berhak menikmati sisa-sisa liburan mereka, i think dengan kebebasan seperti ini terkadang orang-orang hanya menikmari liburan mereka dengan tidak melakukan pilihan diatas atau kalo boleh milih mungkin nomor 3-lah yang paling banyak dipilih ya? Fine" aja kalo emang setiap malamnya kalian harus begadang mengerjakan sebuah gambar teknik atau jaga pos ronda it's okay. But, apa kalian melakukan hal itu? Kalian sedang dalam posisi hidup kalian masing". Kalian sedang dalam tahap memanfaatkan sisa" liburan, so lebih baik manfaatkan se keren mungkin. Iya ga sih?
Okay, yang belum follow google+ milik orang ini nih. Silakan difollow dulu hehe, dan balik lagi, sepertinya aku perlu asupan es milo rasa coklat buat lanjutin tulisan ini. Gapenting, gausah dibahasbso lanjut ya. Jadi, mulai dari memanfaatkan jam demi jam yang berlalu dari mulai tidur sampe jam berapa kemudian bangun jam berapa. Terus di pembagian waktu antara pagi, siang, malam apa aktifitas / karya yang bakal kaliam lakukan hari itu sampe masa sisa" liburan kalian berakhir? Hal ini yang aku lakuin bahkan tidak disaat memanfaatkan sisa" liburan kali ini, i mean setiap harinya aku melakukan pemikiran demikian. Terus, apa hanya di pikirkan saja tanpa perlakuan? Ga lah! Konsep, itu balik lagi konsep apa yang bakalan kalian tata buat dilakuin. Di wujudin kalo istilah motivator bilang, tapi disini aku pengen sharing aja sih sebenernya. Mumpung masih bisa sharing dan ini juga bagian dari aku dalam memanfaatkan sisa" liburan semester kali ini. Nah! Dari konsep kalian bakal memuin kendala pastinya dari konsep tadi kadang ada yang memang berhasil kalian lakuin atau berubah sama sekali artinya ya emang kaga berhasil. So balik lagi ke judul tulisan yang aku bikin mulai sekarang coba deh kalian bikin "daily note" atau catatan harian kalian. mulai konsep pake catatan harian dan list apa" yang bakal kalian lakuin dari konsep menggunakan daily note. Lets do!!!