Selamat pagi good morning, have a good vibes temen prends oll. Udah agak lama semenjak ada uts aku ngga nulis" lagi nih tepat mumpung ada ide nulis soal november yang dibarengi dengan hari ulang tahun saya. Mengulang kejelekan" yang udah pernah dilakuin, ini itu aku evaluasi mulai dari apa yang kurang dan belum tepat dihidup aku. Semangat yang mulai aku tata ulang, perlakuan list di daily note yang udah aku targetin beberapa hal". Beberapa hal mulai dari kuliah sampe ke hobi dan treatment" kemanusiaan mulai dari yang sederhana sampe ya begitulah. Tapi aku butuh kopi, rasanya agak jauh terletak beberapa meter dari kamarku. Gamasalah yang penting ngopi. Kopi hasil "jujulan" beli gorengan di mang burjo deket kampus, oya mang burjonya ganti sekarang tapi tetep bosen. Soalnya bukan cewe yang jaga, kan bosen batang mulu. Pengen yang anget kaya gorengan hasil gorengan yoga. Salah satu mang burjo paling cool seantero perhelatan burjo di indonesia. *Haha* nah kopi aja dibahas segitunya ya? Cenderung melebar setiap tulisan yang aku tulis, tapi gapapa bar keliatan banyak ajaa. Oya aktifitas ini aku lakuin pake hape loh. Ok mumpung ga ada yg nanya jadi setiap tulisan yang ditulis ini mengandung originalitas ditulis di hape lenopo S920, ini hape lagi birahi"nya soalnye aktifitas produktip bisa dilakuin ke hape ini. Walaupun kondisinya udah makin tua, tapi ada istilah kan makin tua makin loyo yaa. Yang penting makin aja dah. 2 hal penting udah disiapin mulai kopi dan hape ditangan, halaman blog dihape mulai aku buka dan membuat ilustrasi untuk mengisi setiap tulisan yang ada. Udh lama ga bahas ini, jadi setiap tulisan yang ada pasti aku kasih tuh illustrasi yang lumayan nyambung atau sama sekali ganyambung. Ganyambung ganyambung gini masih mending deh, berusaha beda aja yang penting walaupun sebenernya ga ada yg beda. Banyak mungkin yang membuat model blog beserta illustrasinya, but i will do it again n again, try to make something different. Yaa! Oya illustrasi" itupun aku buat di hape, so smartphone ini ternyata bisa digunain sesuai porsinya dan tempatnya. Jadi buat" manusia" yang baca tulisan ini, berkaryalah terus tanpa batas dan terserah media produksinya pake apaan. Terserah!.
* * * *
Mulai dari persiapan" yang udah aku buka diatas, aku mulai menulis sedikit demi sedikit sampe tulisan ini terlihat "ruwet". Ruwet seruwet pemikiran orang" yang tidak mencoba memahami tapi lebih suka bersuara aja, bersuara aja mah monyet aja bisa. Tapi monyet bisa nulis ga ya? Engga kan ya? Yaudah lupain. Mulai aku tulis the november ini, tepat 2 november dimana hari itu aku dilahirkan didunia ini dengan harapan penuh dari kedua orang tuaku yang hebat. Orang tua yang memang berlaku seperti orang tua, orang tua yang penuh perjuangan kasih sayang dan cinta. That's the real thing yang aku pahami pertama di umurku yg udah nginjek ke 21 tahun ini, umur yang udah ga muda lagi. Umur dimana harus mulai memikirkan tentang apa yang aku harus lakukan kedepan? Umur dimana kedewasaan mulai terungkap dan tujuan sebenernya hidup itu apa si? Semua sudah melekat diotak ini, otak yang diberikan oleh Allah kepadaku. Dan pemikiran" itu harus aku hargai lebih dengan semangat untuk memprogess semua pemikiran itu mulai dari sekarang. Mulai dari tulisan ini dibuat, maka november ini dengan penuh kesadaran semoga dan selalu disemogakan doa" yang disampekan oleh keluarga, teman" kepadaku semoga bisa diqobul. Aamiin. Akhirnya agak serius juga tulisan ini ya? Gapapa emang harus serius untuk urusan yang ini nih. Dan aku rasa november tepat tanggal 2 kemarin adalah hal yang spesial buat aku kenapa? Karena..... Pasta gigiku abis, anjir. Ga salah! 2 november kemarin jadi salah satu hari yang buat aku melatih salah satu point pemikiran tadi. Yaitu soal kedewasaan, boom! Ternyata point tersebut udah mulai aku raih. Tepat dihari itu aku telat uts untuk satu mata kuliah yang penting, tentang K3. Matakuliah dengan dosen yang tegas dan orang tua banget karena emang udah tua. Dengan jenggot yang istimewa disertai kacamata era 70an, ya beliau bapak hajanto. Rasanya aku melakukan hal yang amat mengagetkan, telat untuk mengikuti ujiannya pad hari itu. Tanggal 2 november, aku mulai kebingungan disertai ketegangan yang tinggi. Kenapa bisa? Aku melewatkan hal itu, hal penting dengan 30% posisinya pada kontrak belajar. Aku gamungkin sebodoh itu membiarkan dan melewatkan ujian karena keterlambatan. Itu bakal jadi hal bodoh. Beberapa menit berlalu, aku harus mulai berpikir berapa tahap yang bakal aku selesaikan? Apakah aku bisa menyelesaikannya sendiri? Itu point yang bisa kalian pikirin untuk menyelesaikan suatu permasalahan. Mulai dari hal itu aku mulai berangkat untuk menyelesaikannya, aku cari nomor pak hajanto dan nomor kaprodi tempat kampusku. Aku cari dan ketemu, dari salah satu temen baikku juga. Aku mulai mengirim sms ya soal permintaan maaf dan ingin mengusahakan untuk bisa mengikuti ujian susulan. Mulai aku kirim pesan tersebut dan, ya tidak langsung dibalas pasti. Aku mencari tempat duduk dekat ruang tata usaha yang yempat duduknya udah mirip orang antri ini, dan asal kalian tahu. Ternyata ada tv diatas kursi yang aku duduki. aneh ga? Dimana mana tv ya sekitar 30 / 45 derajat posisinya dari orang yang duduk kan? Ini yg aneh dari letak sebuah tv. Ada tempat duduk dan atasnya ada sebuah tv. Kebayang ga? Susahnya leher ini memutar 180 derajat vertikal dan yang kelihatan bukan layar, tapi kabel" tvnya. Anjir ga? Yah yaudahlah emang TUnya buruk. Seburuk kenyataanya ketika aku mulai mencari info tentang keberadaan kaprodi waktu itu dan meminta tolong untuk bisa dihubungkan langsung ke beliau. Apa responnya? Respon ibu" tua yang agak kurus dengan mata yang amat tidak ramah, beliau berkata kata "kalo yg telat hanya satu orang silahkan hubungi dan meminta ujian susulan sendiri". What the?? Kata" itu mulai aku cerna dan beberapa detik kemudian, aku berpikir bahwa apakah seperti itu proses kerjanya? Kenapa harus menggunakan sekala kuantitas? Apa bedany? Tugas TU kan menolong mahasiswa bukan? Kalopun menolong mahasiswa tidak ada dalam prosedur kerjanya. Minimal itu jadi ladang amal kan? Jadi ladang pemikiran, untuk menolong mahasiswa ini. Tapi tidak, beliau tidak melakukannya. Sampai akhirnya aku mulai menghubungi kaprodi tersebut dan bisa bertemu diruangannya. Ya aku mulai berbincang dan beliau masih santai namun ternyata beliau pun tidak bisa membantu. Oke well, brarti aku harus menghubungi Tata usaha lagi untuk bertanya. Dan seperti biasa dengan nada pandangan yang gaenak, intinya beliau "MALAS" membantuku. Tidak memberikan prosedur yang jelas cenderung bertele-tele. sampai ternyata aku harus menemui Wakil dekan dan membuat surat. Oke aku buat suratnya dan sebelumnya aku sudah sempat memberikan sms dan menuju ke ruangan pak hajanto, namun beliau sedang rapat diruangnya. Oke aku memilih untuk membuat surat, surat yang aku bikin salah. dan hari itu siang menuju waktu dzuhur, aku langsung bergegas untuk membuat surat perbaikan dan menuju ke ruang wakil dekan 1 itu. Nah!! Beliau menyetujui untuk aku mengikuti ujian susulan. Well, sekarang tergantung dosen. Bersedia atau tidak???? Pada endingnya ternyata aku bisa mengikuti ujian namun sampai sekarang aku belum dihubungi oleh pak hajanto. Ya usaha yang aku yakini bisa selesai dan akhirnya prosedur yang amat membosankan dan treatment orang" yang kurang sopan terhadapku. Aku jadikan pelajaran, ketika tidak ada manusia yang mencoba menolong. Allah lah penolong hambanya. Aku diberikan kelancaran itu dariNya, bukan dari yang lain!. Dan selesailah salah satu point tadi, dan tunggu point - point selanjutnya. That the real fact! Thanks!
Sabtu, 05 November 2016
The Novembers
Minggu, 16 Oktober 2016
Hal umum yang umum.
2 hari yang lalu, two days ago.. Saya gabakal nulis pake recount text dengan pastense disana sini, dibubuhi ke formalan bahasa. Males, mending nulis biasa aja berantakan. Seberantakan gigi saya sebelum di pagerin di anuin, sana sini linu. Tapi tujuannya bener, biar ga berantakn lagi, dan alhamdulillah sekarang udah ga berantakan. Terimakasih klinik tong( faang wali)! Klinik semacam klinik yang entah karena perkembangan zaman kok iklan ini udah ga ada ya, padahal iklan ini salah satu iklan tester favorit saya dulu, dengan kepolosan para penikmat klinik yang sudah mengalami perubahan dan kembali sehat. Positif loh, jadi kita terpancing untuk selalu sehat walaupun ga selalu ke klinik tong(faang wali). Klinik udah mirip boy band girl band aja asal ngilang gitu aja, mungkin udah zamannya berganti ya. Asal waktunya pas begitu pasnya sampe meledak ke netizen biasanya. Tapi abis itu, ya ilang gitu aja. Itu resiko sebenernya resiko. Kenapa jadi ngomongin ini???
Masih biasa, suka ga fokus ke tema. Padahal tema penting buat arah penulisannya walaupun masih berantakan kek gini, tapi tulisan ya tetep tulisan, so Tulisan ini bakal menyambut hujan sore. Hujan yang ritmenya stabil, bikin tenang gitu. Dan tulisan ini bakal menyambut kejadian kemarin soal saya yang jaduh karena rem master ban depan saya gancet alias ga bisa maju mundur ke lock gitu, kekunci, macet. Dan alhasil bikin saya terpelanting ke kiri aspal yang agak becek saat itu. Masih bukan hal ini yang bakal saya sampein, tapi gini. Point pertama adalah tentang lika liku per empatian di dunia ini khusunya di indosnesia, kok ya masih ada gitu orang jatuh lets say gausah bicara parah atau rngganya ya. Apapun itu bentuknya harusnya semua orang akan reflek menolong kan? Tidak hanya dengan melihat lihat, lu kira ini pasar wage purwokerto? Lu kira ini wayang? Kok ya masih ada yang begini, pertama harusnya orang orang ini siaga dan langsung cepet buat nolong dan bukan ngeliat dengan ekspresi yang santai, sembari tangan kirinya melipat sarung kotak kotaknya. Matanya melihat saya yang sedang susah bangun dari motor, matanya penuh kebingungan dengan alis yang agak dikerutkan. Rambut yang putih sambil di elus gajelas, ini adalah tingkah ternyebelin yang dibayangin orang yg kena musibah begini ini. Untung masih ada yg mau nolong dan peduli walaupun ya sama aja. Kadang setelah menolong pertanyaan pertama yang mucnul cuma satu "masnya gapapa?" si monyet, dikira lagi main motor cross, terus begaya? Biar yahut gitu? Ya ini sakit mas dan pasti ada apa" entah di saya di dengkul saya apa di otak lu. Kenapa gitu, kenapa musti muncul pertanyaan aneh begini? Apa ga ada pertanyaan lain gitu. Atau mungkin, " masnya mau minum apa? Makan mas sekalian ayo mas masuk dulu, anggep aja jalan sendiri" terus doi ngluarin tiker + makan minum pesenan tadi. Terus kita cerita cerita bareng gitu. Kan lebih asik ya? Nah ini ketika orang cendrrung memunculkan hal konyol ketika terdesak, ketika mereka tidak tau harus berbuat apa? Dari situ saya belajar buat diri saya sendiri tentunya, prinsip empati harus tetep ada, entah model begimana yg bakal kalian lakuin. Terserah. Dan kalo bisa munculin tindakan yg paling tepat, liat objeknya. Kira" apa yang paling mereka butuhin baru eksekusi dah tuh. Gitu jadi kemon lah ya kita sebagai makhluk jangan sampai melakukan hal hal peranuan yang umum dan menyebalkan lagi. Oke???
Minggu, 02 Oktober 2016
Ocehan sana sini itu soal band.
Jadi gini......
.........
.......
.
......
Ah kebanyakan titik, ga asik. Ga asikan mana sama ma**an yang lagi girang"nya dapet pacar baru? Haha. So this is time aku bakal sok sokan nulis lagi karena dari kemarin nyari waktu susah. Bukannya susah cuma lagi ga ada ide buat ditulis aja sik. Tapi, well sekarang ada ide yang sempet aku pengen tulis nih. Baeu sempet sekarang di sempet sempetin jadi sempit eh. Oya kemarin ada cerita soal band yang manggung di ujung sebuah tempat coz baru pertama for the first time ngeband bareng anak" yang udah bisa bikin nyaman ngeband tapi kerjasama sama orang yang kurang bisa jaga waktu. Mulur kemana mana kaya kulit nenek" yang baru mandi. But, yang pengen aku ceritain bukan itu, tapi prosesnya mulai dari latiannya we call it latian tanpa skenario karna list yg dibikin latian banyak bener. Detail engga terjaga dan yah alhasil masih kudu belajar terus meski orang byang ngundang jasa kita lumayan puas ama kita. Thanks bang! Tapi tetep mulai dari proses latian sampe jungkir balik mutah kesempitan karena mobil yang sangat istimewa itu bikin kita inget kalo nyari duit itu susah. Butuh ketahanan. Dan ketidaknyamanan. As we know memang kita sebagai makhluk hidup harus tahan terhadap semua itu. Karena Ujung"nya ya nikmat pasti. Percaya deh! .
Tapi itu sebagai pembuka aja di ocehan kali ini, penulis juga masih terus belajar gimana bikin beat yang enak dan main bener. Itu sudah kunci dan stak bagaiamana kita bisa belajar beneran meski kita bukanlan full timer musician, right? So lets go, mulai dari yang mana mending kita angkat dari salah satu band yang aku udh angkat barusan diatas, silakan scroll sendiri yap. Nah, dari kisah cuilan cuil mencuil diatas apakah sudah puas? Apakah kalian semua sudah ngrasa cukup? Harusnya ENGGA! harusnya kita kudu tetep dan harus berkembang, bukan malah diem saling diem nunggu sesuatu yang gajelas. Giliran ada ide yang tinggal di konsep terus di selesain eh malah sibuk sendiri". What the??? Ya, aku si baru bisa nulis seperti ini entah respon seperti apa yang bakal kalian lakukan tapi harusnya jadi lontaran buat berkembang terus kalo kalian pikir ini adalah sesuatu hal yang penting sih, ya kalo engga. Ngapain dilanjutin??? Solusi sampe sekarang masih mikir, apa cuma aku mikir, minimal mulai dari mikir deh ntar coba dibahas detail demi detailnya. Iya ga sih? Dari pada seolah ga ada apa".
Well... Karena dari beberapa tahap aku belajar musik di kota mendoan ini? Belajar dari pengalaman yang masih sedikit ini, analisa pertama kenapa band bisa ga maju ya cuma 1 males. Ini pernah dikatakan oleh guru industri musik saya yang keren. Beliau pernah membahas soal males, karena males emang paling dasar dari apa yang lo ga kerjain. Males ngobrol, males nyari gigs, males mikir gimana band bisa maju, males berkarya, males buat ngapain ngapain. Intinya pengen dapet job duit dan selesai? No, that is'nt a point! Males ini ya harus di brontak dong, males ini harus di brontak. Kongkritnya gimana kita bikin satu minggu kita minimal wajib jalin chemistry ga harus latian. Lo semua saling bacot aja udah asik kok, gaperlu kudu harus latian. Eits, jngan lupa hilangin ego kalian untuk solusi diatas. Ego disini ya jelas, ego buat kalian" yang ngrasa kalo band ini gw enaknya maju sendiri tanpa kalian (indiviualishit) atau ego buat ngga pengen ketemu, ngobrol? Aku pikir masih bisa dirubah kok, kalo ini bukan hal yang penting ya bubarin. Gampang kok, simple kalo dalam hidup ini penulis cuma bisa ngomong kalo kita punya otak ya dimaksimalin dong! Jangan cuma udah gitu aja tapi ya coba maksimalin lagi kemampuan dan ga di itu situ aja. Harus gerak lebih dan maksimalin semuanya!. Kalo penulis belum bisa nglaksanain semua itu, minimal aku punya blog yang entah tulisannya seperti apa orang baca, tapi tetep nulis. Kalo nulis udah nglewatin otak dan dipikiran dan dimaksimalin buat ditulis kan? Ya seengga'nya gitu pokoknya. Nah, so sebelum project project yang belum jelas lainnya ngambil alih. Kita coba fokus yang ini dulu deh, gausah jauh jauh bikin project banyak kalo ga jalan, atau masih mending bikin diri lo berguna buat jadi additional player. Nah, that's it. Oke ocehan ini masih di persambit karena 2 tahun yang lalu aku sempet berpikir buat bikin band yang bisa fokus, dan alhamdulillah nih udah dapet nih cuma itu karena individualishit ditambah dengan project ambil alih kuasa. Maksudnya lo tarik satu player dan lo buang player yang lain, it's like you know lah ya. Karena itu juga aku nulis ini ya supaya semua bisa pada mikir aja sih. Ya begitu lah, sperti biasa typo disini dikarenakan kesalahan penulis, masih bebas dengan kata"nya terserraahh ocehan ocehan berikutnya. Dan 80 % rencana tulisan gagal karena begitu ada ide baru langsung buyar semua hehehe. So let's maksimalin otak dan jangan buat diri kalian menyebalkan. Thanks!
Minggu, 11 September 2016
SEE
Nulis kok dipaksa, ya ya emang dipaksa. Hari ini aku start mulai ngliat" ada apa di daily note yang biasa aku catat. Ternyata ya harus ada tulisan ga jelas yang ditulis malam ini juga. Ntah tulisan apapun itu, tulisan kaga jelas, tulisan yang gatau yang baca siapa, tulisan kaga jelas. Oke, tulisan kaga jelas. Tulisan, tulis menulis. Oke, sebelumnya fyi tulisan ini dibuat ditepat jam 21.40 tepat didepan layar tv volume sedang, dengan kipas angin yang sengaja di swing kanan kiri. Suasana yang mungkin agak santai, namun tetep harus kudu dipaksa. But, it's fine. Sesuatu yang dipaksa pasti bisa kok, asal masih tetep stay diposisi yang menurutmu juga masih nyaman untuk dilakukan. Ya makanya tetep aja dilakuin, dan dilanjutin terus terus sampe picolo ngekos di daerah ump. Oke, 21.52 kemarin sempet ngegigs didaerah 3 rumah setelah rumahku sendiri. Dan alhamdulillah bisa kesampaian selalu bertemu orang baru untuk belajar terus. Belajar ngapapun, dan minggu" kedepan bakal belajar ngappun lagi bareng ngorang" baru lagi. Tapi tenang sebenernya bukan ini yang pengen dibahas tapi soal "SEE". See it means liat. Tapi justru bukan see yang dibahas melainkan akan kita antonimkan kata tersebut, gimana kalo "yang tidak ingin kamu liat". Apa kalian sudah berani untuk melihat apapun itu yang tidak ingin kamu liat? Entah itu keadaan, gambaran situasi, pikiran kalian, kejadian, masalah. Atau apapun, i mean apa kalian sudah berani untuk menikmati ketidak nyamanan yang ada? Sorry jadi serius amat ya, iya intinya kalian yang mungkin sempet baca
Kamis, 25 Agustus 2016
Pentingnya "daily note"
Ini adalah hari dimana sisa-sisa liburan semester kali ini sedang dimanfaatkan dengan baik. Entah untuk liburan bersama keluarga atau liburan bersama gadget dengan fitur softwarenya, atau hanya dengan kasur dan guling saja. Setiap orang berhak menikmati sisa-sisa liburan mereka, i think dengan kebebasan seperti ini terkadang orang-orang hanya menikmari liburan mereka dengan tidak melakukan pilihan diatas atau kalo boleh milih mungkin nomor 3-lah yang paling banyak dipilih ya? Fine" aja kalo emang setiap malamnya kalian harus begadang mengerjakan sebuah gambar teknik atau jaga pos ronda it's okay. But, apa kalian melakukan hal itu? Kalian sedang dalam posisi hidup kalian masing". Kalian sedang dalam tahap memanfaatkan sisa" liburan, so lebih baik manfaatkan se keren mungkin. Iya ga sih?
Okay, yang belum follow google+ milik orang ini nih. Silakan difollow dulu hehe, dan balik lagi, sepertinya aku perlu asupan es milo rasa coklat buat lanjutin tulisan ini. Gapenting, gausah dibahasbso lanjut ya. Jadi, mulai dari memanfaatkan jam demi jam yang berlalu dari mulai tidur sampe jam berapa kemudian bangun jam berapa. Terus di pembagian waktu antara pagi, siang, malam apa aktifitas / karya yang bakal kaliam lakukan hari itu sampe masa sisa" liburan kalian berakhir? Hal ini yang aku lakuin bahkan tidak disaat memanfaatkan sisa" liburan kali ini, i mean setiap harinya aku melakukan pemikiran demikian. Terus, apa hanya di pikirkan saja tanpa perlakuan? Ga lah! Konsep, itu balik lagi konsep apa yang bakalan kalian tata buat dilakuin. Di wujudin kalo istilah motivator bilang, tapi disini aku pengen sharing aja sih sebenernya. Mumpung masih bisa sharing dan ini juga bagian dari aku dalam memanfaatkan sisa" liburan semester kali ini. Nah! Dari konsep kalian bakal memuin kendala pastinya dari konsep tadi kadang ada yang memang berhasil kalian lakuin atau berubah sama sekali artinya ya emang kaga berhasil. So balik lagi ke judul tulisan yang aku bikin mulai sekarang coba deh kalian bikin "daily note" atau catatan harian kalian. mulai konsep pake catatan harian dan list apa" yang bakal kalian lakuin dari konsep menggunakan daily note. Lets do!!!
Senin, 15 Agustus 2016
Lari pagi (sarapan pagi)
Dari kemarin minggu-minggu kemarin memang aku udah nunggu kapan waktu yang pas buat lari pagi, lari pagi gitu sambil nikmatin yang namanya udara segar sesegar te2 anak SMA gitu kan hmm...maaf fulgar. By the way, dari minggu kemarin emang aku udah rencanain kapan waktu yang pas, timing yang pas buat lari pagi ditambah sarpan bubur anget kang penjol yang bagian atasnya ditaburin bawang goreng kering + sambel yang ngeGrillnya ga terlalu lembut tapi gapapa itu masih sedep nah abis itu mainin game call of duty lumayan udah part yang jauh juga nih aku mainin. Yaahh kira" begitu imajinasinya asik ngga?? Asik lah, kalo ga asik ngapain dari minggu-minggu kemarin imajinasiin beginian ya lumayanlah buat ngisi imajinasi positif kan, tapi balik lagi yang namanya imajinasi belum tentu tuh hasilnya empuk atau i say sempurna. Yang namanya imajinasi juga tentu bisa jadi situ dapetnya nol persen atau engga sama sekali dapet apapun dari imajinasi awal situ ye ngga? Nah makanya mumpung udah di imajinasiin lebih baik kita coba buat realisasiin dari kemungkinan-kemungkinan terburuknya terus kita coba lirik dari sisi siapa yang bakal mempengaruhi imajinasi. Mulai dari pengaruh baiknya dan buruknya, abis point itu kena tinggal susun timingnya mau kapan, jam berapa, sama siapa. Nah ini point paling penting sebenernya, karena situ ga bakal bisa realisasiin apa imajinasi situ kalo gatau kapan, jam berapa dan sama siapa. Oke, abis itu point kena semua mulai lo ke point objectnya yaitu sama siapa. Nah, disitu harus jeli milih sama siapa, soalnya bakalan ribet kalo yang situ ajak gabisa respon atau ga niat" amat sama imajinasi yang udah ditata sebelumnya. Intinya kudu hati" untuk point yang ini, kalo aku di point ini memilih temen" rumah yang suka bangun pagi, suka ayo"an kalo diajak kemanapun termasuk diajak buat lari pagi. Nah dari semua ocehan diatas, akhirnya aku mulai buat stell alarm, sikat gigi, cuci tangan + kaki, makan mie goreng instan sambil nonton live delaynya standup comedy. Lengkap kira" begitu, tinggal tidur buat besok nih agendaku yaitu lari pagi nih. Aahh, oke...
****
Mata mulai terbangun, meraih hape yang sebelumnya aku charger tepat 50cm dari jarak aku tidur diatas kasur. Dengan mata agak terbuka aku meraih hapeku dengan tipe gerakan slow motion, aku meraihnya dengan tangan kanan karena kalo tangan kiri buat cebok, najis jadi pake tangan kanan. Sseettt, aku raih hapeku dan aku pencet tombol power bagian atas tengah itu, klekk! Boom!!! Ternyata jam 05.50. Nah udah tau?? Iniii kalo bisa dijelasin, itu kayak situ udah niat berak tapi pas udah direncanain mau berak eh beraknya udah keluar duluan dicelana. Nah itu, mirip persis sama hal beginian. Ya percuma lah ngapain juga lari pagi jam 05.50, matahari udah keluar, udah banyak emak" pasar yang keliaran, banyak juga kang becak yang pada ikut ngangkutin emak" yang kepasar. Udah rame, ga asik. Harusnya bisa lebih dari pagi tadi harusnya. Tapi yaaa begini, kalo ternyata poin ketiga yang aku jelasin gagal. Sama siapa, nah point ini ternyata ga bener" amat buat diterapin soalnya kalo yang punya konsep cuma aku, ya mungkin jalannya bakal susah contoh kaya gini. Mereka ga bakaln terus bangunin, mereka malah ngeBM seolah-olah ya gitu biasa aja. Biasa aja ga ada dosa lillahita'ala. Yasudah lari pagi udah berlalu, dan ternyata setelah aku cek di agenda pagi ini atau aku biasa menyebutnya daily note pagi ini. Ternyata agendanya ya nulis blog deh, oya ditemenin nasi goreng + tekor ceplok buatan umi dirumah. Nggatau, ini hikmah atau apa yang jelas ini memang hikmah yang harus diliat jeli. Diliat seksama kalo lari pagi bisa diganti sarapan pagi. Yaaaa
Jumat, 05 Agustus 2016
See what you get.
Aku nyalakan air panas dispenser dari jarak aku duduk dekat tv, jaraknya sekitar setengah meter dari jarakku duduk kala itu. Kunyalakan tv yang channelnya selalu aku gonta ganti soalnya buram ga ketulungan kecuali tv oke sama apaan tuh MC tv semacam tv yg acaranya orang nge-MC, yakalii. Ya soalnya cuma TV itu itu aja yang bisa aku tonton saat ini, menghibur ga terlalu. Yang ada cuma buat rame" suara lingkup kontrakan aja dari pada sepi ga ketulungan ya kan? Ya namanya juga mahasiswa kali udah sepaneng ya yang dicari cuma tombol on off TV, bagian lobang tombol di selipin potongan sapulidi soalnya tombolnya emang udah rusak beberapa bulan lalu yap. Gapapa, fungsinya masih sama baca kalimat diatas. Tv nyala, kemudian segelas air kosong yang kemudian diisi air hangat dengan tambahan coffee cappucino favorit belakangan ini dan sedikit cemilan pastinya entah itu gorengan sisa ayam geprek sore tadi atau sengaja setelah beli nasi telor. Hmm... Itu saja udh bikin perut dan otak anak kos agak mendingan, ga bikin kelaperan dan baperan. Aku nikmati momen langka seperti ini dan selang waktu beberapa menit aku mulai menatap jendela kamarku yang notabennya jarang aku buka, aku mulai melihatnya dan bayangan itu mulai muncul...muncul....muncul. Kalian para mahasiswa di kerahkan tenagamu untuk menimba ilmu, apakah sudah maksimal? Apakah kalian sudah sungguh-sungguh? Atau kalian hanya biasa-biasa saja? Atau memang kalian sudah / baru berniat sungguh-sungguh? Lalu apa yang kalian dapat? Apa yang kalian akan lakukan dengan bersungguh-sungguh? Apa kalian hanya akan belajar-belajar dan belajar layaknya anak sma yang masih menerima semua ilmu tanpa tau akan dibuat seperti apa ilmu yang aku dapatkan? Akan aku amalkan seperti apakah ilmu yang aku dapatkan? Sudah berfikir sampe situ? Hmm... I hope aku berharap semua kalimat tanya diatas bisa kalian jawab dengan kepala terbuka, bukan kalian yang aktif organisasi yang akan sukses, bukan kalian mahasiswa yang suka belajar tengah malam sampe sampe lupa makan pula, apalagi untuk mahasiswa yang datang pulang saja tanpa mengerti ilmu apa saja dan akan dibuat seperti apa ilmu yang kelak akan di dapat. But, guys ini tulisan untuk kita semua kok, aku juga. Aku menulis ini tepat malam ini, sekiranya ide untuk menulis berubah seketika dan es susu rasa coklat serta film romeo must die yabg aku tonton pun hampir habis. Aku belum menyelesaikan lanjutannya. Hingga akhirnya aku menemukan lanjutnnya, lanjutannya silahkan buka otak kita kenali otak kita lebih dalam. Belajarlah berinteraksilah perbanyak link lah. Ingat, apa yang kita sukai dan tekuni belum tentu menjadi goal dari apa yang kita capai. Yaa semua harus kuta lakukan dengan ikhlas sungguh-sunggah tanpa rasa kesal dan berfikir negative. Gaperlu banyak fikiran negative sekali lagi, yang perlu difikirin ya cuma 1 percaya rencana Allah akan asik, lillahita'ala dan ikhtiar. Mungkin tulisan ini secara tidak langsung membuat kalian berfikir omong kosong macam apa yang ditulis oleh bocah semester 5 teknik sipil ini, hmm... Yaa gamasalah gapeduli juga. Dan 1 hal lagi optimalkan otak kalian berada, pada akhiran tulisan ini dan inti dari semua ini ketika kalian sudah membacanya yaitu sadar. Dan semoga kita berguna bagi orang" sekitar kita. Ok!
Kamis, 04 Agustus 2016
6 hari tanpa internet
Manusia pasti membutuhkan makan untuk kelangsungan hidupnya, i mean manusia membutuhkan makan karena dengan makan mereka bisa bertahan hidup memelihara otak dan seluruh organ tubuh dan memberikan energi untuk setiap gerakan yg kita lakukan selama hidup didunia ini. Gerakan demi gerakan yang kita lakukan selalu membutuhkan energi, energi dihasilkan salah satu contoh mutlak yang pasti dihasilkan dari makan. Tanpa makan, fyi tubuh jika tidak ada asupan yang masuk selama 3 kali waktu (pagi, siang, dan malam) rasanya luar biasa. Luar biasa berbahayanya, iya. Karena makan akan masuk kedalam tubuh kita dan diserap sari" nya untuk diedarkan keseluruh tubuh kita. Lalu jika tidak? Siapa yang dirugikan? Yang jelas otak anda. Otak anda akan lemah untuk bekerja, dan yang pasti Karena saya dulunya sekolah jurusan ipa sewaktu sma. Maaf agak ilmiah atau tidak sama sekali, koreksi bila ada salah kata. So gimana kalo manusia tanpa internet? Ganti kata makan diatas dengan internet, kalian bakal tau gimana kalo ga ada internet. Whoop! Iya itu yang mungkin bisa ku simpulkan ketika 6 hari saya berada di dalam ruang kontrakan berukuran 4 x 3,5 M, tanpa internet ketika malam hari atau siang dan sore setelah saya melakukan aktifitas seperti kuliah atau aktifitas yg lain, yaa. Mulai hari pertama aku layaknya manusia yg hidup dengan mempergunakan laptop untuk melakukan hal" lain seperti menonton film doing tugas dan ya mainan software. Selesai, setelahnya apa yg harus dilakukan lagi? Sepi? Bukan itu masalahnya, aku mulai kehilangan info" dari grup bbmku like band, grup bbm teknik and let's say grup" yang lain seperti komunitas. Ya walaupun info tersebut tidak selalu aku pantau tetapi aku dapat mendapatkan info" pentibg darinya. Mendapatkan perkembangan dari informasi yg sebelumnya saya dapatkan dari mereka. Ya itu pointnya, terlebih hubunganku dengan keluarga agak terhambat karena biasanya aku berhubungan lewat sms atau telefon. Tapi pas pulsa abis atau yang lain? Ya lewat bbm tadi dan pastinya bbm selalu berhubungan dengan internet kan? So, setelah hari ke-2 dan seterusnya sampe hari ke-5 aku mulai terlambat mendapatkan asupan-asupan bacaan dari akun instagram, twitter or something else. Perkembangan berita, atau biar ga sok ya perkembangan picture berkonten dari medsos" seperti yg aku sebutkan diatas. Yaa, aku sepertinya kehilangan inspirasi saja dihari-hari itu. Hari-hari yang berlalu terus menerus tetapi aku terus menemukan cara untuk tetap mendapatkan apa yang saya cari ketika tidak ada internet. Yaaa tentunya aku bisa mempergunakan musik, menggambar simple di sketxhbookX, sticking, ngobrol, nonton film, berimajinasi walaupun kadang ada sesi fap beberapa menit. Sorry ini gimik! Yaa that's the point sampe akhirnya tepat hari ke-6 aku mulai mendapatkan internetku kembali hal-hal diatas solusi tetap aku lakukan dengan mengkombinasikan internet kedalamnya jadi aku bisa lebih menggunakan internet dengan asik dan tau kalo aku butuh internet everybodies need!
Senin, 04 Juli 2016
Teleportasi musikal
Selamat malam, karena saya menulis tulisan yang entah dibaca orang atau tidak ini pada saat malam hariii. Bluurr ketika harus mengantri bensin mendekati hari raya idul, tapi tenang. Es barteh dan beberapa snack menemani saya untuk membuat tulisan yang selalu ga nggenah tata baku dan tulisannya. Tapi semoga bisa menjadi bahan ekperimen semasa saya hidup didunia ini, semoga. Jika malam ini saya harus melihat colour note atau catatan harian saya di hape, maka hari ini adalah jadwal saya untuk menuliskan tulisan soal teleportasi musikal. Kenapa si harus teleportasi musikal? Apa itu teleportasi musikal? Hmm i think i wouldn't menjelaskan banyak soal kombinasi word diatas, gapeduli juga kalian paham atau engga. Yang penting kalian bisa merasakan atas apa yang saya tuliskan malam ini. White shoes and the couples company, elephant kind, areta franklin, blues brother, catfish and the bottlemen. Ada yang tau nama" musisi dan band diatas? Pastinya banyak, kalo belum berarti anda harus mulai menata playlist musik anda hehehe *canda*. Well, musisi dan band diatas adalah beberapa saja, masih banyak musisi dan band yang belum saya tulis diatas. But, ada yang tahu mereka lahir, mereka memilih bermusik, mereka memilih untuk konsisten di track yang mereka pilih??? Saya sendiri tidak tau, saya sendiri tidak mengerti kenapa mereka bisa melakukan hal-hal diatas, mereka bisa menggunakan hal-hal diatas untuk tetap membuat karya-karya nan apik dan segar disetiap kesempatannya. Why? Apa perlu kalimat tanya tersebut menjelaskan ketika areta franklin dengan you make me feel (a natural woman) at kennedy center honor 2015 yang dipersembahkan di depan barrack obama dan sang istri kala itu, kemudian white shoes an the couples company dengan konser di cikininya kala itu, perjalan dari awal mula whiteshoes terbentuk hingga sekarang!, atau catfish and the bottlemen saat perform live at glastonbury 2015, blues brother disetiap episode episode musik yang mereka garap bersama musisi terkemuka lainnya dan ketika elephant kind perform at #AdaMusikDiAtas vol.1. Sooooo, Kenapa??? Apa hanya kata tanya kenapa? Lanjutan dari kata diatas adalah kenaa mereka dapat mempersembahkan karya mereka dengan luarbiasa? Dengan apik. Kenapa? Jawabnya sesuai hasil eksperimen ringan nan banyak kekurangan dari sang penulis ini, yaitu ketika mereka dapat membuat audience/penonton, Mampu membuat penonton, dan sanggup membuat penonton rela dirinya imajinasinya dan otaknya diambil dibeberapa menit persembahan sang musisi kemudian diletakannya 3 hal tadi di dimensi sang musisi atau band tadi, kemudian selang beberapa menit setelah mereka selesai mempersembahkan.... Ya that's the point respon yang penonton berikan, energi yang mereka berikan akan sesuai dengan diri, imajinasi, dan otak sang musisi atau band tadi juga. I mean frekuensinya akan sama dan tepat!. Pertanyaan berikutnya kok bisa? Ya, karena mereka berhasil, men teleportasi audience atau penonton tadi. Menteleportasikan musiknya, energinya dengan baik dan tepat. Mereka mau belajar mereka layak menjadi referensi yang baik, mereka melakukannya dengan cara yang berbeda beda tetapi tetep satu maksud. That's the point "teleportasi musikal" hasil ekperimen, dan mimpi saya dalam mempersembahkan musik dari band saya kelak. Tunggu saja!!!
Thanks!!!
Teleportasi musikal
Selamat malam, karena saya menulis tulisan yang entah dibaca orang atau tidak ini pada saat malam hariii. Bluurr ketika harus mengantri bensin mendekati hari raya idul, tapi tenang. Es barteh dan beberapa snack menemani saya untuk membuat tulisan yang selalu ga nggenah tata baku dan tulisannya. Tapi semoga bisa menjadi bahan ekperimen semasa saya hidup didunia ini, semoga. Jika malam ini saya harus melihat colour note atau catatan harian saya di hape, maka hari ini adalah jadwal saya untuk menuliskan tulisan soal teleportasi musikal. Kenapa si harus teleportasi musikal? Apa itu teleportasi musikal? Hmm i think i wouldn't menjelaskan banyak soal kombinasi word diatas, gapeduli juga kalian paham atau engga. Yang penting kalian bisa merasakan atas apa yang saya tuliskan malam ini. White shoes and the couples company, elephant kind, areta franklin, blues brother, catfish and the bottlemen. Ada yang tau nama" musisi dan band diatas? Pastinya banyak, kalo belum berarti anda harus mulai menata playlist musik anda hehehe *canda*. Well, musisi dan band diatas adalah beberapa saja, masih banyak musisi dan band yang belum saya tulis diatas. But, ada yang tahu mereka lahir, mereka memilih bermusik, mereka memilih untuk konsisten di track yang mereka pilih??? Saya sendiri tidak tau, saya sendiri tidak mengerti kenapa mereka bisa melakukan hal-hal diatas, mereka bisa menggunakan hal-hal diatas untuk tetap membuat karya-karya nan apik dan segar disetiap kesempatannya. Why? Apa perlu kalimat tanya tersebut menjelaskan ketika areta franklin dengan you make me feel (a natural woman) at kennedy center honor 2015 yang dipersembahkan di depan barrack obama dan sang istri kala itu, kemudian white shoes an the couples company dengan konser di cikininya kala itu, perjalan dari awal mula whiteshoes terbentuk hingga sekarang!, atau catfish and the bottlemen saat perform live at glastonbury 2015, blues brother disetiap episode episode musik yang mereka garap bersama musisi terkemuka lainnya dan ketika elephant kind perform at #AdaMusikDiAtas vol.1. Sooooo, Kenapa??? Apa hanya kata tanya kenapa? Lanjutan dari kata diatas adalah kenaa mereka dapat mempersembahkan karya mereka dengan luarbiasa? Dengan apik. Kenapa? Jawabnya sesuai hasil eksperimen ringan nan banyak kekurangan dari sang penulis ini, yaitu ketika mereka dapat membuat audience/penonton, Mampu membuat penonton, dan sanggup membuat penonton rela dirinya imajinasinya dan otaknya diambil dibeberapa menit persembahan sang musisi kemudian diletakannya 3 hal tadi di dimensi sang musisi atau band tadi, kemudian selang beberapa menit setelah mereka selesai mempersembahkan.... Ya that's the point respon yang penonton berikan, energi yang mereka berikan akan sesuai dengan diri, imajinasi, dan otak sang musisi atau band tadi juga. I mean frekuensinya akan sama dan tepat!. Pertanyaan berikutnya kok bisa? Ya, karena mereka berhasil, men teleportasi audience atau penonton tadi. Menteleportasikan musiknya, energinya dengan baik dan tepat. Mereka mau belajar mereka layak menjadi referensi yang baik, mereka melakukannya dengan cara yang berbeda beda tetapi tetep satu maksud. That's the point "teleportasi musikal" hasil ekperimen, dan mimpi saya dalam mempersembahkan musik dari band saya kelak. Tunggu saja!!!
Thanks!!!
Senin, 27 Juni 2016
Every body is being "who are you??"
Well, selamat malam semua!!! Ucapan selamat jika kalian baca tulisan saya pas dan tepat waktu pada saat malam. Kalo pas baca pagi ya selamat pagi!!! kalo pas lagi baca siang atau sore ya begitu deh yaaa!. Malam ini saya mencoba membuat sesuatu eksperimen tentang ketidak sinambungan coret" gambar simple saya. Tidak tau apa maksud dari gambar" saya namun setelahnya banyak yang berpendapat langsung maupun tidak respon jijik juga ada, gapahambya lebih banyak. Well, ya memang begitu. Tapi setelah ini saya berfikir think about gimana caranya buat membuat orang tidak mengerti apa yang sedan saya buat ini tetapi setidaknya mereka membuat pikiran dan pendapat mereka pada setiap gambar" sederhana yang saya buat. Sebenernya itu bukan gambar tapi coret"an yaaa. Oke itu, dan nanti kalian bakal liat setiap postingan saya di blog ini dengan coret"an yang akan saya buat juga. Khusus. Khusus!!!.
******
Oke kali ini aku bakal nulis tentang peradaban diera micin gurih ini. Era dimana semua orang banyak dimendapat problema yang mereka buat sendiri. Problema yang mereka pikir sendiri tanpa memikirkan apa yang ada disekitar mereka, apa yang akan terjadi pada mereka. Entah, apa maksudnya? Entah apa tujuannya? Aku pikir diera seperti ini bakal lebih maju dan sadar ternyataaa. Tidak! Justru saya menginginkan orang" dijaman atau era dimana saya sebelum beranjak kekuliah ini untuk berkembang menjalani hidup bareng" saat ini. Namun, tidak bisa juga kalo saya atau kalian menginginkan hal itu babse, kalian hidup di tempat yang berbeda setiap eranya. I mean ketika kalian sedang menempuh hidup dalam studi, contohnya saya sendiri. Kuliah!. So, mau tidak mau kalian harus hidup dengan orang yang berbeda. Berkenalan dan mengenal. Tahap itu begitu santai dan cenderung menyengangkan tapi apakah lebih dari hal itu yang akan kalian dapatkan di era seperti ini? Saya rasa tidak, semua orang disekitarmu hanya akan mengenal dan berteman. Tidak akan ada empati, rasa ingin melindungi, rasa ingin saling memperhatikan, dan rasa kebersamaan. No that's not! Kalian akan susah untuk mendapatkan hal" diatas. Karena itu tadi semakin berkembangnya kehidupan di era seperti sekarang ini maka hal" yang kalian rasa kalian pikir bisa terjadi sesuai keinginginan kalian ternyata tidak. Kejam mungkin? Acuh jelas. Dan semua orang berinti dan bertanya. Siapa kamu? Hah siapa kamu???
*******
Siapa kamu?????
Aku????
Aku adalah manusia yang memiliki keluarga. Abi, umi, kakak, adik. Ya that's. Manusia manusia yang disetiap era hingga akhir hayat tidak akan berbeda, mereka yang menyanyangimu mereka yang mengenalmu mereka yang selalu ada dan bisa untuk kamu. Dan merekalah manusia yang tidak akan bertanya. Siapa kamu????
*****
Hidup adalah pilihan, pilih untuk berfikir point diatas adalah tombakmu. Diluar sana hanyalah itu itu saja. Rumahlah tempat kita merasakan "kebahagiaan" tanpa "siapa kamu???"
Senin, 06 Juni 2016
Tentang ilmu dan realita
"Pak es kelapa muda 1 gelas ya" tenggorokan saya sudah mulai kering sejak beberapa jam yang lalu setelah saya melakukan sebuah survey jalan atau singkatnya tugas akhir untuk salah satu matakuliah saya. Beberapa menit setelahnya "ini mas esnya" suara bapak penjual es rada berat nih. "Oh iya pak" sahutku. Saya nikmatin akhir" ini es kelapa agak membuat perut saya mual namun tidak kali ini, walaupun tenggorokan agak merasa aneh setelah meminumnya. Tapi karena tenggorokan ini butuh asupan yang segar, so jadi saya tetep aja memilih meminum minuman ini. "Ahhh" desahan setelah meminum minuman tadi (es kelapa muda). Segar terasa setelahnya, tenggorokan yang semula kering menjadi basah. Energi tersusun kembali, sudah saatnya saya melanjutkan tugas survey saya bersama teman" satu prodi saya. "Jlegerrr" bunyi dump truck ketika memberikan agregat campuran untuk aspal yang aedang diperbaiki diikuti kepulan asap yang terbentuk karena agregat tadi. Keringat yang mengucur dari bapak" yang ingin meratakan agregat agar sesuai dengan galian yang sudah disesuaikan. "Sreet" "sreet" you know i mean, bunyi seretan serokan yang digunakan untuk meratakan seolah-olah membuat saya berfikir bahwa tidak nyamannya bekerja seperti itu atau sudah nyamankan orang yabg bekerja seperti itu? Pikiran itu buyar ketika saya mulai ditugaskan untuk mendokumntasikan seluruh kegiatan tersebut. "Fizh videoin jangan lupa" suara teman saya sekitar 20 meter dari jarak saya berdiri. "Oh iya bro, ok" saya mulai mengeluarkan handphone yang sudah ada beberapa jam lalu didalam kantong jas almamater yang sengaja saya kenakan. (Klik video) *proses ini merekam perataan agregat serta pemadataan menggunakan baby roller dan diakhiri dengan mobilisasi peralatan yang telah dipakai tadi* "ok pak?" suara salah satu sopir operator truk turun. Menggunakan kaos MU ini dia keluar dan menghampiri saya yang tadi sempat merekam kegiatan perbaikan jalan. "Kuliah dimana mas?" tanya bapak tadi. "Oh di um Purwokerto pak" jawab saya. "Oh sama ya dengan anak saya lulusan tahun kemarin, angkatan 2009". Respon bapak tadi dengan cepat. Beberapa menit kami mengobrol bahwa anak si bapak ini seorang perempuan yang memang agak lama dalam menyelesaikan studi kuliahnya di jurusan teknik sipil, menurutnya skripsilah hambatannya. Dengan waktu berkisar 6 tahun dia menyelesaikan studinya. Dalam benak saya, apakah betul selama itu? Bapak itu kemudian melanjutkan dengan bercerita kalo anaknya sudah bekerja sama dengan tempat kerja si bapak, di salah satu PT penyedia alat berat dan pengerja proyek. Menurutnya gajinya kecil, saya tidak merespon hanya memberikan senyuman kecil itu tandanya saya mau mendengarkan apa yang bapak tadi sampaikan. Nyari kerja dizaman sekarang untuk sesuai dengan studi yang duku diambil ketika kuliah memang susah. Persaingan dimana-mana katanya. Beberapa menita berlalu kemudian bapak itu menutup perbincangan ini dengan "iya yang penting kuliah itu nyari ilmu, ilmunya dipake atau kaga itu urusan nanti yang penting setidaknya pola pikir kita beda nantinya dengan anak lulusan SMA atau yg lain" that's the point. Lillahita'ala kuncinya. Just do it, berilmu optimalkan otak belajar. Pola pikir tidak dapat dibohongi setelah kita mencari pekerjaan, dan pada akhirnya Allah yang menentukan kemana rezeki kita berada. That's it.
Minggu, 05 Juni 2016
That's the rule?
Hello by adele!!! Ya guys hari kemarin nih, gaperlu saya sebutin hari apa. Yang jelas disitu adalah hari yang saya anggap sebagai hari dengan penuh pertanyaan, penuh pertanyaan. Why? Ya jelas, kali pertama saya manggung dengan band project baru saya. Tepat pada hari itu juga saya dibingungkan oleh salah satu tim produksi sebuah event. Gaperlu juga saya sebutin siapa dan event apa. Karena memang gaperlu si. Soalnya nih event itu bener" diluar imajinasi saya guys. Event itu saya katakan gigs yang small, tapi harusnya dibikin dengan sebaik mungkin. Dengan tim yang harusnya sudah diatas rata", tim yang sudah berpengalaman dalam membuat sebuah event. I mean ya gigs. But, kenyataannya engga. Kenapa? Karena gini, singkat cerita intinya pada saat kita mulai performing diatas panggung ga ada masalah. Lancar asik kita enjoy. Ya that's the point walaupun endingnya kita belum menang. Karena memang tajuk dari event atau gigs ini sebenernya adalah kompetisi. Nah, oke dari segi itu kaga ada tuh masalahnya. Yang jadi masalah adalah proses sebelum gigs itu berlangsung. Harusnya, apapun dan berapa jumlah dari tim produksi itu, tujuannya ya ada 5 poros yang saling berhubungan yang salah satunya adalah penyelenggara dan si artis itu sendiri. Namun, berbeda dengan kenyataan. dari tim produksi yang saya lihat mereka tampak kebingungan. Berjalan seadanya sedikit menjengkelkan dan aneh. Ya jelas mulai dari awal kita TM mereka ngejelasin oke, mereka ngejelasin soal apaan si event ini. Event ini itu apa? Oke that's no problem. Yang jadi masalah pertama adalah rundown belum siap. Terus dari band belum banyak yang tahu rule dari event ini apa. Oke alhasil band berkurang, kemudian publikasi kaga jelas. Mereka seolah-olah kebingungan harus ngapain. Sampe" event ini ditunda dan berjalan satu minggu kemudian. Oke walaupun ditunda dengan alasan yang masih bisa diterima. Tapi Dari kesalahan yang ada, kesalahan paling fatal adalaha rule ketentuan diawal ga sama setelah penembakan acara. Ketentuan yang akhirnya disampaikan oleh pihak tim produksi tidak sama dengan hari H acara berlangsung. So ini event apa sebenernya? Padahal koreksi awal saya melihat. Harusnya rule diawal ketika ingin memahamkan sebuah gigs atau event dari tim produksi dapat masuk dan diterima bukan? Bukan malah kabur dan gajelas rule dari event ini. Terus nih, publikasi. Pamflet penulisan sampe turun ke luar harusnya sudah direncanakan. Kemudian rundown ya harus pasti dan tegas, bukannya malah acak dan cenderung bebas nentuin siapa aja yg mau main duluan. Dan contact person dari tim produksi yang bertugas menyampaikan info. Jangan anggap remeh sampe" ga ngrespon apa yang ditanyakan dan disampaikan. That's it!. Mungkin sedikit pengen ngasih tau lewat tulisan aja, jadi buat kalian sebagai artis ataupun sebagai tim produksi. Berlaku konsep yang jelas, penyampaian dan komunikasi harus baik agar tercipta kenyamanan di antara kedua belah pihak. Dan saran buat saya penulis ini adalah pelajaran. Dan tugas saya menampilkan yang terbaik diatas stage. Saya menulis karena saya tau ini salah dan mungkin bisa saya tuliskan diblog saya ini. Sorry sedikit serius. Intinya gitu dah, dan minggu depan saya bakal perform lagi di event ini dengan ngga memperdulikan rule macam ini. Yang penting lanjut performing yang bener di atas stage. Thanks!!!
Sabtu, 07 Mei 2016
Tentang mie dan obrolan singkat.
"A' mie rebus telor 1" satu mangkok mie dipesan. Lapar mengundang, saya bergegas ke burjo dekat kampus dan mengucapkan kalimat tadi. "Yo, siap". Jawab si tukang burjo tadi tuh. Nah, udah nih responnya tinggal ditunggu aja. But, tapi ada yang kurang. Minumnya belum tuh, " oh iya, a' blend nya 1 yaa". Gapake susu kental manis. "Oh iya siap". Tapi kalo susu yg itu mau (nunjuk poster duo ********). "Hah kalo itu juga saya mau" jawab si tukang burjo nafsu. "Hahahaha" lagi" intro cerita yang saya buat lumayan buruk. Damn! Tapi apa boleh bikin dah.
****
Selang beberapa menit, "a ini mie'nya, sama blendnya". Suara tukang burjo asik banget saya rasa tadi pake nada dasar D, dan saya pengen mainin beat simple pake snare sama bass drum aja. (Gausah bayangin nyet). Ah ngaco, mendingan kite makan aja ini punya mi. "Slurp nyek, ah ih kimochi" suara saya kalo makan mie gabisa dibendung, ikhlas keluarnya gabisa dipaksa berenti. Emang nikmat banget sih ini this duo kombinasion makanan ini.
" a' burjo satu " suara bapak" saya dengar tiba-tiba. Umurnya sekitar 50 tahunan, rambut putih ada beberapa helai hitam bak rizky kinos rambutnya. Ga juga si, orang udah rada botak kok. Lah intinya bapak ini tampak sederhana aja si. Sesederhana duduknya, duduk menyilah kaki kanan di timpakan pada dengkul kiri. Tangan kanan-kiri di meja.
"Mas kuliah disini?" si bapak nanya. "Oh iya pak hehe" saya jawab agak kaget abis itu suapan terakhir harusnya. "Jurusan apa?" nanya lagi si bapak. "Teknik sipil pak hehe".
"Ooh, semester? " kala itu saya jawab memang pada saat saya semester 3. Pertanyaan berikutnya adalah soal alamat kos, dan seterusnya sampe lanjut ke obrolan kampus dan tepat diujung si bapak ini curhat soal anaknya yang sama dengan saya. Si anak kuliah, tapi semester udah tinggi kata si bapak, tapi belum lulus. " oh begitu pak" saya menyambut pernyataan bapak tadi. Yang saya tangkap adalah bapak ini membutuhkan obrolan yang sudah lama ia sampaikan tentang anaknya, tetapi belum tepat untuk menemukan siapa pendengarnya. Alhasil si bapak ketemu dengan mahasiswa semester pertengahan ini. Serasa tepat bertemu dengan seseorang yang tepat dengan tema obrolan, memang.
"Mumpung masih muda, banyak-banyakin link de". Nah tiba" si bapak ini mengucapkan kalimat yang bukan hal baru bagi saya. Yang saya rasa baru adalah kenapa ada bapak yg tidak mengenal saya tiba" ketemu di burjo deket kampus and then dia ngobrolin tentang gimana anaknya di kampusnya. Nah that's the point. Tapi saya rasa bapak ini mengucapkan kalimat tersebut karena dia telah mengalami sebuah eksperiment tentang gimana kalo orang idup dengan banyak link. I mean, saya hidup di dunia ini, orang banyak mengenal saya dan saya mengenal banyak orang. Kemudian bisa memelihara tali silaturahmi tersebut. Kehidupan yang seperti ini harusnya jadi imajinasi pertama ketika mahasiswa menginjakan kakinya pertama kali dikota orang untuk berilmu. Ilmu tidak hanya soal ilmu, situ pintar tapi ga banget, situ ga punya temen. Whatthefuk itu bakalan ga ada apa"nya deh kayaknya. Atau situ pintar banget nah ini bisa nih, atau situ ga terlalu pintar tapi temen banyak. Nah ini bisa lebih sukses deh kayaknya. Tapi sekali lagi bahwa rencana tuhan selalu baik selalu. Rezeki jodoh dan matinya seseorang sudah diatur olehNya. Soooo dari sekian obrolan itu, saya merasa saya punya sebuah link untuk mendapatkan satu mangkok berisi telor yang saya pesan diburjo tadi. Saya mengenal bapak tadi dan bapak tadi mengenal saya. Beliau membayarkan makanan saya tadi, and that the example. Simple, tapi bisa kalian bayangin kan? Thanks for being good people in here. Wassalamu'alaikum byeeeee
Sabtu, 02 April 2016
Intro, si intro norak
Guys, menulis adalah kegiatan mencatat mengumpulkan ide yang di rangkum menjadi sebuah karya yang yahut kan? Sorry, baku amat ya. Oke, kenalin anak amatiran yang baru saja terjun ke blog, mencoba buat nulis apapun yang benar" terjadi didalam hidupnya, beberapa bacaan bakalan penting atau tidak penting sama sekali. Lah kok masih baku aja? Oke dah, kenalin manusia ini. Nama ana hafizh ashil, domisili aslinya dan dilahirkan di negara ini (indonesia) Ana saya yang mana merupakan anak kedua bersaudara yang selalu bikin rundown harian. Entah rundown penting atau engga, dia tetep nulis aja terus. Nulis abis, abis nulis di list. Apa ada kekurangannya atau engga? Lah gapenting, yang penting rundown itu selalu ada di note catatan harian dailynya. Begitu terus ampe memori cachenya penuh kemudian dia isi lagi catatan notenya. Sehingga hari" yang dia laluin jadi agak jelas aja gitu, iya ngga? Lah kok jadi sudut pandang orang ketiga gini sih, sorry maaf ya. Oke ini dia lah ya. Day 1. Brotimedot.blogspot.com ditulis di tepian sudut kampus, deket lapangan tenis meja bau keringat anak teknik. Anjay. Dia lah!!!